image

Foto: suaramerdeka.com/Anton WH

19 Maret 2018 | 18:30 WIB | Suara Muria

Menyamar Penumpang, Kadishub Kudus Temukan Pelanggaran

KUDUS,suaramerdeka.com- Mengaku mendapatkan banyak kritikan dari publik terkait pelayanan di institusinya, Pelaksana tugas (Plt) Kadinas Perhubungan Sam'ani Intakoris, rupanya ingin membuktikannya sendiri. Pekan lalu, dia menyamar sebagai penumpang pada mobil yang akan diuji kelayakannya.

Sebelumnya, dia pun menanyakan soal layanan perparkiran langsung kepada warga.  Hasil dari penyamaran tersebut, seorang dipindahtugaskan di lain bidang tetapi masih dalam satu instansi dan tiga lainnya dimutasikan ke dinas lainnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Sam'ani mengaku tidak bermaksud mencari-cari kesalahan anak buahnya. Hanya saja, pihaknya mengaku banyak mendengar keluhan mengenai hal tersebut.

''Saya nunut kendaraan bak terbuka yang dikendarai sopir saudara saya,'' katanya kepada Suara Merdeka dan juga sejumlah awak media, Senin (19/3).

Ketika itu, dia menggunakan baju lusuh dan bertopi. Penampilannya dibuat sangat berbeda saat dirinya ngantor di institusi tersebut.

''Seorang petugas meminta retribusi di luar ketentuan yang ada,'' paparnya.

Seingat Sam'ani oknum tersebut meminta tambahan uang Rp 10 ribu dari ketentuan yang berlaku, dari tarif retribusi resmi sebesar Rp 46 ribu. Hingga proses pengujian berakhir, oknum petugas tersebut tidak mengetahui bila di dalam mobil tersebut merupakan bosnya.

Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan pada pengelola parkir. Pihaknya mewawancarai langsung sejumlah warga yang baru saja menggunakan jasa perpakiran. Hasilnya, mereka memang dikutip tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah mendapatkan bukti-bukti langsung tersebut, seorang oknum pengujian dipindahkan ke tempat lainnya, sementara empat oknum pengelola parkir dimutasikan ke luar dinas.

Perbaikan

Apa yang dilakukan, ditegaskannya bukan mencari-cari kesalahan anak buahnya. Pihaknya justru ingin membuktikan, mendengar apa yang selama ini banyak disampaikan publik soal pelayanan di Dishub. 

Semua itu sesuai dengan penerjemahan arahan Bupati Kudus Musthofa yang menginginkan adanya transparansi pelayanan publik agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Tindakan tersebut diharapkan menjadi pembelajaran di lingkup institusinya agar pada masa mendatang kualitaas pelayanan harus ditingkatkan.

Dia juga menegaskan masih banyak ASN Dishub yang mempunyai komitmen dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Pihaknya juga memastikan akan terus mengapresiasi sikap anak buahnya yang dianggap memberikan pengabdian dan pelayanan publik secara baik.

''Saya yakinkan, masih banyak ASN Dishub yang bekerja dengan baik dan semestinya,'' ungkapnya.

(Anton WH /SMNetwork /CN38 )

NEWS TERKINI